Profil Arjen Robben: Si Kidal Lincah dari Belanda

Arjen Robben

Profil Arjen Robben tidak banyak dikenal oleh penikmat sepak bola. Pasalnya, pemain kidal ini terlalu sering bermain di klub medioker sehingga namanya tidak terlalu mentereng. Padahal dari segi gaya permainan, Robben tipikal pemain yang sangat unik.

Nah, bagi yang merasa fans berat Arjen Robben, silahkan simak profile berikut ini. Semuanya tentang kehidupan Robben termasuk karirnya saat membela Munchen, Chelsea dan Tim Nasional Belanda. Silahkan disimak ini profil selengkapnya:

Profil Arjen Robben

Arjen Robben adalah pemain sepak bola yang lahir pada tanggal 23 Januari 1984 di Bedum Groningen Belanda. Dia lahir dari seorang ayah pencari bakat sepak bola bernama Hans Robben sedangkan ibunya adalah artis yang bernama Marjo Robben. Sepertinya, bakat sepak bola Robben tertular dari sang ayah yang memang suka sepak bola sekalipun tidak pernah menjadi pemain profesional.

Robben menikah pada tanggal 9 Juni 2007 dengan kekasihnya yang bernama Bernadien Eillert. Dari pernikahannya tersebut ia dianugerahi dua anak laki-laki bernama Luka dan Kai, serta ada satu anak perempuan bernama Lynn. Sayang dari ketiga anaknya tersebut, tidak ada satupun yang berminat pada sepak bola.

Arjen Robben dan Karier Sepak Bola

Arjen Robben sudah bermain sepak bola sejak dini. Termasuk telah membela klub FC Groningen di usianya yang masih belasan tahun. Dari sanalah bakat terpendam Robben mulai bangkit bahkan disebut sebagai perintis gaya permainan Coerver.

Metode Coerver cukup terkenal di kala itu, Apalagi tidak banyak striker Belanda yang mampu melakukannya. Sehingga pundi gol mulai lahir dari Robben yang membuatnya dilirik klub-klub besar Eropa seperti Bayern Munchen hingga Real Madrid.

Arjen Robben dan Klub Raksasa Eropa

setelah bermain bersama FC Groningen, berbagai tawaran prestisius mulai berdatangan. Namun, si pemain lebih memilih membela PSV Eindhoven sebagai labuhan pertama di pentas laga profesional. Itupun tidak berlangsung lama, karena pada tahun 2004 Robben resmi diboyong oleh Chelsea.

Bersama The Blues, Robben hanya berlaku selama 3 tahun. Sebab pada tahun 2007 ia dijual ke Real Madrid untuk mengisi posisi wing back dan striker lubang. Baru pada tahun 2009 Robben bergabung dengan Bayern Munich sampai tahun 2018.

Gaya Bermain Arjen Robben

Arjen Robben lebih mengandalkan kelincahan dibandingkan kecepatan. Apalagi ia dianugerahi kemampuan kontrol bola yang lekat yang membuat gocekannya sulit dibendung pemain lawan. Uniknya dia mampu memindahkan bola ke kaki kiri sambil berlari dengan keseimbangan yang tetap ideal.

Tidak jarang dengan kemampuannya tersebut ia solo run hingga ke sudut sempit kotak penalti. Jika penjaga gawang lengah, dia bisa shooting langsung dengan posisi tubuh seakan ingin melakukan crossing. Teknik inilah yang sering digunakan untuk menjebol gawang lawan.

Arjen Robben dan Tim Nasional Belanda

Kepiawaian memainkan si kulit bundar di klub, akhirnya membuat pelatih tim nasional Belanda tertarik untuk mengajaknya. Sedangkan karirnya ia mulai pada tahun 1999 sejak membela Belanda U-15. Hingga saat ini, ia telah bermain bersama Belanda di level segala umur termasuk Belanda U-16, U-17, U-19, U-21 dan tim senior.

Dari awal bergabung hingga sekarang, Robben telah bermain sebanyak 52 kali bersama Belanda dan mencetak 15 gol. Luar biasanya ia ikut membantu Tim Oranye meraih gelar Runner Up World Cup 2010. Sebuah torehan yang cukup manis bagi seorang Robben yang namanya tidak begitu populer dibandingkan Ruud Van Nistelrooy dan Rafael Van Der Vaart.

Jadi sudah tahu bukan dengan profil Arjen Robben! Nah, jika ingin mengetahui gaya permainannya ketika bermain di klub-klub besar silakan streaming di Youtube. Termasuk go-gol kaki kirinya yang magis dan tajam.

 

READ  Profil Alexandre Lacazette, Si Penyerang Arsenal

You May Also Like

About the Author: Carita Angel